
Pemain Olympiacos berebut bola dengan pemain AC Milan (Sumber: gilabola.com)
Setelah kemarin kita melihat fase grup Liga Champions selesai dengan 16 klub lolos ke babak selanjutnya, kini kita melihat fase grup Liga Europa selesai dengan 24 klub lolos ke babak selanjutnya.
Jika di Liga Champions kita disuguhkan dengan skenario Liverpool vs Napoli yang memperebutkan satu jatah tiket grup C ke fase gugur Liga Champions, yang kemudian berhasil didapat oleh Liverpool dengan kemenangan 1-0 atas Napoli lewat gol tunggal Mohamed Salah di menit 34 (yang membuat Liverpool lolos lewat keunggulan produktivitas gol), kali ini di Liga Europa, situasi serupa tapi tak sama menyelimuti laga antara Olympiacos vs AC Milan di Stadion Georgios Karaiskaki pada Jumat (14/12) dini hari tadi. Sebelumnya, di kandang AC Milan, Olympiacos harus tunduk 3-1, dan menjelang laga terakhir tersebut, Olympiacos kalah 1-0 dari pemuncak klasemen, Real Betis yang membuat mereka tertinggal 3 poin dari AC Milan.
Untuk dapat lolos, Olympiacos harus menang dengan skor 2-0 atau 3-1, dan bila AC Milan mencetak 2 gol ke atas, Olympiacos harus menang dengan selisih 3 gol. Pada akhirnya, AC Milan harus mengalami nasib seapes Napoli yang kalah dengan Liverpool di Liga Champions. Olympiacos berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 3-1 lewat gol Pape Cisse di menit 60, gol bunuh diri Cristian Zapata di menit 69, serta gol Kostas Fourtounis di menit 81, yang hanya dapat ditipiskan oleh gol Cristian Zapata di menit 71. Ini membuat Olympiacos berhasil melaju ke babak fase gugur Liga Europa dengan keunggulan selisih gol (karena rekor pertemuan head to head sama dengan masing - masing menang memperoleh kemenangan 3-1).
Steven Gerrard kala menendang bola saat melawan Olympiacos di tahun 2004 silam. Liverpool menjadi juara dunia saat itu (Sumber: theguardian)
Skenario tersebut tentu mengingatkan mereka pada kejadian 14 tahun silam di Liga Champions, dimana mereka secara menyakitkan disingkirkan Liverpool karena kalah 3-1 di laga pamungkas dan Liverpool masuk ke babak fase gugur Liga Champions saat itu, dan kemudian menjadi juara. Namun, dengan memperoleh kemenangan lewat skenario yang sama dengan Liverpool di fase grup Liga Champions, akankah Olympiacos berhasil seperti Liverpool 14 tahun silam, yakni dengan menjadi juara di Liga Europa? Kita nantikan seperti apa hasilnya pada Final Liga Europa Mei mendatang! Untuk saat ini, kita ucapkan saja selamat kepada Olympiacos yang telah masuk ke fase gugur Liga Europa!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
No SARA / Kasar / Spam