Klub ini adalah penghuni divisi 1 sejak awal kompetisi tersebut dimulai tahun 1963 (sekarang disebut Bundesliga)
Mungkin anda akan tertawa ketika mendengar nama klub ini, karena mungkin ketika mendengar nama klub ini, mungkin akan terlintas sebuah roti berbentuk bulat dengan irisan daging, sayur dan saus yang ada di dalamnya. Rasanya pun enak, apalagi makanan ini mudah dijumpai di berbagai rumah makan siap saji.
Di Jerman, Hamburger adalah salah satu klub yang bermain di divisi 1 liga Jerman (atau lebih sering dikenal dengan nama Bundesliga). Klub ini adalah salah satu klub yang cukup terkenal yang ada di Jerman, bahkan klub ini punya prestasi yang bahkan klub sebesar Bayern Munich dan Borussia Dortmund tak dapat tandingi, yaitu tak pernah terdegradasi dari divisi 1 atau Bundesliga, yang membuat klub yang nama resminya adalah Hamburger Sport-Verein e.V dijuluki Der Dino atau The Dinosaur karena selalu bermain di Bundesliga sejak berdirinya tahun 1963.
Sebagai catatan, Bayern Munich baru naik ke Bundesliga pada tahun 1965, Borussia Dortmund pernah terdegradasi pada tahun 1972 dan baru kembali kemudian pada tahun 1976, dan rival terdekat yang terbanyak bermain di Bundesliga, Werder Bremen pernah terdegradasi di tahun 1980 dan kembali setahun kemudian.
selama 54 tahun Hamburger SV di Bundesliga, mereka memenangkan 6 titel liga, 3 titel DFB Pokal (Piala Liga Jerman), dan masing - masing sebuah Piala Winners dan Liga Champions, pemain mereka yang paling terkenal adalah Uwe Seeler, kapten timnas Jerman tahun 60 - an dan pencetak gol ke - 7 terbanyak Timnas Jerman.
Di awal tahun 2010 - an ini, prestasi Hamburger SV terkesan menurun. Mereka tidak pernah berada di peringkat atas untuk menuju bahkan Liga Eropa sekalipun, terakhir mereka bertanding di liga Europa adalah tahun 2010 dimana mereka kalah di semi final melawan Fulham dengan agregat 1-2, di musim 2013 - 2014 adalah musim terburuk mereka ketika mereka nyaris terdegradasi ke divisi 2 untuk pertama kalinya. Mereka pun pernah dibantai telak di musim tersebut dengan skor 9-2 oleh sang juara liga musim tersebut, Bayern Munich. Mereka menyelesaikan liga di posisi zona play off degradasi di musim tersebut (peringkat 16 dari 18), di pertandingan play off, beruntungmya mereka berhasil menahan imbang musuh mereka dari divisi 2 Greuther Furth di kandang dengan skor 0-0 sebelum bermain imbang juga dengan skor 1-1 di tandang yang membuat mereka berhasil bertahan di Bundesliga dengan keunggulan gol tandang.
Di tahun 2014 - 2015 mereka tak banyak berubah, dan skor telak ketika bertemu Bayern Munich sang penguasa klasemen saat itu terulang, mereka luluh lantak dengan skor 8-0 di kandang Bayern. Hasilnya mereka kembali menghuni peringkat 16 atau zona play off degradasi lagi. di play off zona degradasi, mereka kembali ditahan imbang di kandang oleh Karlsruher SC dengan skor 1-1. Di laga tandang mereka sudah nyaris dipastikan terdegradasi ketika Karlsruher SC berhasil mencetak gol lebih dahulu di menit 78 oleh Reinhold Yabo, namun secara ajaib mereka berhasil mencetak gol di menit - menit akhir pertandingan (90 + 1) oleh Marcelo Diaz sehingga laga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Di babak perpanjangan waktu inilah Hamburger SV berhasil membalikkan keadaan ketika Nicolai Muller berhasil mencetak gol di menit 115 yang bertahan hingga laga usai. Hamburger SV pun kembali berhasil bertahan di Bundesliga.
Musim selanjutnya mereka berhasil bertengger di tengah - tengah klasemen, yaitu di peringkat sepuluh, namun di musim ini mereka kembali kesulitan dan terus berada di zona degradasi selama awal musim berjalan sampai mereka berhasil keluar dari zona degradasi, namun menjelang akhir musim mereka kembali tersangkut di zona degradasi play off kembali, di laga terakhir mereka melawan sesama penghuni zona bawah liga, Wolfsburg. Wolfsburg hanya butuh minimal seri untuk bertahan dari zona play off, sedangkan Hamburger SV harus menang untuk dapat lolos. di awal laga, Hamburger SV sempat tertinggal lebih di menit ke 22 oleh gol Robin Knoche, namun berhasil disamakan Filip Kostic di menit ke 32, sebelum akhirnya Gianluca Waldschmidt berhasil memenangkan Hamburger SV lewat golnya di menit 88. Itu membuat Hamburger SV selamat dari zona degradasi play off, dan membuat Wolfsburg justru merosot ke zona tersebut dan harus melawan Eintracht Braunschweig dari divisi 2 untuk memperebutkan satu tempat di Bundesliga.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
No SARA / Kasar / Spam