Skenario 14 Tahun Silam Terulang, Liverpool Juara Liga Champions?

. . Tidak ada komentar:
Skenario 14 Tahun Silam Terulang, Liverpool Juara Liga Champions?


Steven Gerrard kala menendang bola saat melawan Olympiacos di tahun 2004 silam. Liverpool menjadi juara dunia saat itu (Sumber: theguardian)

Liverpool terdesak, mereka harus menang dengan skor 1-0 atau dengan selisih 2 gol jika lawan mereka, Olympiacos berhasil mencetak gol pada laga terakhir fase grup Liga Champions. Di pertemuan sebelumnya, Liverpool tunduk 1-0 atas Olympiacos di Yunani lewat gol semata wayang Stoltidis di menit 17, dan menjelang laga terakhir grup tersebut, Liverpool kalah oleh pemuncak klasemen sementara, AS Monaco dengan skor 1-0. sehingga untuk sementara Olympiacos unggul 3 poin atas Liverpool menjelang laga terakhir fase grup Liga Champions antara Liverpool kontra Olympiacos tersebut.
Pada akhirnya, di laga tersebut Liverpool berhasil menang 3-1 setelah sebelumnya kebobolan terlebih dahulu lewat gol Rivaldo (menit 26), sebelum dibalas oleh 3 gol Liverpool (Florent Sinama Pongolle menit 47, Neil Mellor menit 81, serta sepakan "gledek" Steven Gerrard di menit 86 yang secara dramatis meloloskan Liverpool ke fase gugur Liga Champions.
Itulah yang terjadi pada musim 2004 - 2005 silam, selebihnya adalah sejarah, dimana Liverpool berhasil merengkuh trofi juara kelima mereka di Liga Champions, setelah secara dramatis mengejar defisit 3 gol di babak pertama, menjadi seri 3-3 di babak kedua, untuk kemudian memenangkan laga lewat drama adu penalti.
Mohamed Salah kala mengejar bola pada saat melawan Napoli di laga terakhir fase grup Liga Champions. Liverpool lolos ke babak 16 besar (sumber: Reuters)
Musim ini, skenario serupa tapi tak sama terjadi, dengan kali ini melibatkan Napoli sebagai "antagonisnya". Sebelum pertandingan antara Liverpool melawan Napoli, Liverpool kalah 2-1 oleh sang pemuncak klasemen PSG, yang membuat Liverpool tertinggal 3 poin dari Napoli. Di laga pertama di kandang Napoli, Liverpool tunduk 1-0 lewat gol semata wayang Lorenzo Insigne di menit terakhir laga. Membuat Liverpool harus menang dengan skor 1-0 atau dengan selisih 2 gol bila Napoli mencetak gol.
Pada akhirnya, Liverpool meraih kemenangan dengan skor tipis 1-0. Mohamed Salah menjadi penentu dengan golnya melawan Napoli di menit 34 membuat Liverpool mengulangi pencapaian mereka 14 tahun silam. Liverpool pun lolos ke fase gugur Liga Champions, lewat keunggulan produktivitas gol atas Napoli (9 berbanding 7 gol), karena selisih gol sama (-1). serta head to head juga imbang (sama - sama menang 1-0 di kandang).
Yang patut menjadi pertanyaan adalah, apakah Liverpool dapat menjadi juara Liga Champions tahun ini? Pertanyaan tersebut dapat dijawab kemudian saat Liga Champions musim ini selesai pada Juni 2019 mendatang. Untuk saat ini, selamat atas kelolosan ke fase gugur, Liverpool!
Data statistik diperoleh dari id.soccerway.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

No SARA / Kasar / Spam

Segala Hal Tentang Sepakbola Semua Ada Disini. Berita Tentang Klub - Klub Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Jerman, Liga Italia, Liga Belanda, Liga Prancis, Liga Champions, Liga Europa, Liga Indonesia dan lainnya.

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Hanyalah seorang blogger baru yang suka nonton bola dan sekarang baru saja lulus kuliah jurusan Ilmu Sejarah dan sedang mencari kerja. Senang main futsal di posisi kiper. Fans Manchester United dan pemain idola Wayne Rooney.

Total Tayangan Laman

Blog Archive

Translate

Videos

Football

Comments

Popular

Main Slider

Recent

Popular Posts