6 Pemain Sepakbola Yang Sudah Dinaturalisasi Timnas China: Ada 2 Striker Timnas Brazil!

. . Tidak ada komentar:
6 Pemain Sepakbola Yang Sudah Dinaturalisasi Timnas China: Ada 2 Striker Timnas Brazil!



Pemain Timnas China (Sumber: ChinaDaily.com)
Bagi seorang pemain sepakbola, membela negaranya adalah sebuah impian besar setiap pemain yang menjadi nyata, sebuah hal yang sangat membanggakan untuk ia dan keluarganya, karena dapat mewakili negaranya di pentas internasional, tidak peduli negaranya adalah negara kecil atau negara besar.
Nah, menyangkut tentang seorang pesepakbola membela timnas, selain para pemain bisa membela timnas negaranya sendiri lewat kewarganegaraan yang sudah mereka punyai (melalui keturunan atau negara mereka lahir), para pemain juga bisa membela timnas sebuah negara lewat jalur naturalisasi atau berpindah kewarganegaraan. Peraturan FIFA sendiri hanya memperbolehkan seorang pemain sepakbola membela satu negara di kompetisi resmi, jadi bila ia telah membela timnas tersebut, ia tidak dapat berganti timnas lagi, kecuali laga yang dimainkannya bukan laga resmi.
Baru - baru ini, Timnas China baru saja melakukan perubahan besar di tim nasional sepakbola mereka. Dimana sebelumnya mereka benar - benar menggunakan para pemain yang benar - benar asli dari China tanpa adanya naturalisasi atau lahir di negara lain meski memiliki darah keturunan China. Namun, semuanya berubah pada tahun 2019 ini. Tercatat pada tahun ini sudah ada total 6 pemain yang sudah dinaturalisasi oleh negara yang dijuluki "Tirai Bambu" Ini, dengan 3 pemain masih memiliki garis keturunan dan 3 lainnya benar - benar tanpa garis keturunan apapun. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya dilansir dari berbagai sumber!
  1. Nico Yennaris

Nico Yennaris membela Timnas China (Sumber: TheGuardian)
Pemain ini adalah mantan pemain akademi Arsenal, yang sayangnya tidak berhasil menembus ketatnya persaingan di klub ibukota Inggris tersebut, sebelum kemudian hijrah ke klub tetangga yang berkompetisi di Championship, Brentford. 5 tahun berseragam klub London Selatan tersebut dan mencatatkan 144 pertandingan seperti dilansir soccerbase, juga sempat membela panji Wycombe Wanderers pada tahun 2014/2015 yang berkompetisi di divisi empat (League Two), sebelum akhirnya ia membela klub asal China, Beijing Guoan sejak awal tahun 2019.
Lahir di Inggris, ia memiliki darah keturunan China lewat ibunya yang berasal dari negara tersebut. dan dengan kepindahannya ke klub ibukota negara yang diadopsinya, ia juga memilih dinaturalisasi dan nama mandarinnya adalah Li Ke. Ia memulai debutnya di timnas pada tanggal 7 Juni 2019 lalu melawan Filipina seperti diwartakan BBC.
2. John Hou Saeter

John Hou Saeter bermain untuk Rosenberg (Sumber: Shanghai.ist)
Sama seperti Nico Yennaris, John Hou Saeter juga memiliki darah keturunan China dari ibunya, namun ia lahir dan besar di Norwegia karena ayahnya adalah orang Norwegia asli. Seperti diwartakan Shanghai.ist, Ia pada awalnya membela panji klub raksasa Norwegia, Rosenberg namun jarang mendapat kesempatan tampil, sehingga ia setelah sempat dipinjamkan ke klub Ranheim, ia hijrah ke klub Norwegia lainnya, Stabaek, sebelum membela tim yang sama dengan Nico Yennaris, yakni Beijing Guoan. Dinaturalisasi pada tahun 2019 dengan nama Mandarin Hou Yongyong, ia belum berhasil mencatatkan debutnya di timnas. Namun, melihat potensi yang ditampilkan, dan usianya yang masih 21 tahun, membuat ia masih sangat mungkin membela timnas yang diusungnya sekarang.
3. Tyias Browning

Tyias Browning saat membela Everton (Sumber: Mirror.co.uk)
Pemain ini sangat mirip dengan Nico Yennaris, dimana ia juga memiliki darah keturunan China dan lahir di Inggris. Namun bedanya, ia besar di akademi klub tetangga Liverpool, yakni Everton dan darah keturunannya mengalir dari kakek ibunya. Hanya mencatatkan 7 penampilan selama 7 tahun di Goodison Park, dan sempat berkelana ke klub divisi Championship seperti Wigan, Preston dan Sunderland. Ia akhirnya memutuskan pindah ke klub negara kakeknya dengan bergabung ke klub elite Guangzhou Evergrande. Akhirnya, ia dinaturalisasi pada tahun 2019, dan masih menunggu pihak FIFA untuk memutuskan apakah ia bisa membela timnas negara kakeknya tersebut, seperti diwartakan Mirror.co.uk,
4. Elkeson

Elkeson (Sumber: CNN)
Elkeson de Oliveira Cardoso, atau Ai Kesen dalam bahasa Mandarin, adalah pemain pertama negeri tirai bambu yang dinaturalisasi tanpa adanya keturunan ataupun sebagainya. Ia dinaturalisasi setelah tinggal disana sejak tahun 2013 silam ketika klub elite China, Guangzhou Evergrande membelinya dari klub Brazil, Botafogo seharga 5,7 Juta Euro. Ia kemudian sempat pindah ke klub ibukota, Shanghai SIPG pada tahun 2016 sebelum kembali pada tahun 2019. Ia total telah mencetak 98 gol dari 148 pertandingan di China Super League, dan menjadi top skor kedua terbanyak dibelakang penyerang China lainnya yang sudah hijrah ke Spanyol, Wu Lei.
Padahal, ia sempat dipanggil timnas Brazil, tepatnya pada tahun 2011 oleh pelatih Brazil saat itu, Mano Menezes untuk laga 2011 Superclasico De Las Americas melawan Argentina. Namun, ia tidak dimainkan di laga tersebut. Ia akhirnya memulai debutnya dengan cemerlang setelah mencetak 2 gol pada laga kualifikasi Piala Dunia bagian Asia melawan Maladewa pada tanggal 10 September 2019 kemarin.
5. Ricardo Goulart

Ricardo Goulart (Sumber: TransferMarkt)
Dia saat ini adalah rekan setim Elkeson di Guangzhou Evergrande, dimana ia bergabung pada tahun 2015 silam setelah dibeli dari klub Brazil, Cruzeiro seharga 15 juta Euro. Ia sempat "pulang kampung" untuk membela Palmeiras. Ia akhirnya berpindah kewarganegaraan pada tahun 2019.
Namun, sama seperti Elkeson, ia juga sempat dipanggil timnas Brazil pada tahun 2014 silam. Berbeda dengan Elkeson yang gagal debut di timnas Brazil, Ricardo Goulart sempat tampil bersama timnas Brazil dengan ia tampil pada laga persahabatan melawan Ekuador pada 9 September 2014. Itu adalah satu - satunya penampilannya di timnas Brazil. Namun, karena hanya laga persabahatan dan bukan laga di kompetisi resmi, ia masih bisa berpindah timnas.
6. Pedro Delgado

Pedro Delgado (Sumber: China Post)
Dia adalah pemain yang masih muda, yang saat ini bermain untuk klub China, Shandong Luneng. Sebelumnya, ia adalah pemain akademi Sporting CP dan Inter Milan, sebelum klub yang disebut pertama membelinya kembali sebagai bagian dari kesepakatan transfer pemain Joao Mario. Ia akhirnya membela tim B Sporting CP sampai Shandong Luneng membelinya pada Agustus 2018. Ia akhirnya berpindah kewarganegaraan pada tahun 2019 seperti diwartakan China Post.
Namun, berbeda dengan pemain lainnya, Pedro Delgado ternyata tidak dapat membela timnas China karena sudah pernah membela Timnas Portugal di kompetisi resmi (meskipun itu adalah level junior, yakni FIFA U20 World Cup), dimana masalah yang sama juga menimpa pemain Indonesia, Ezra Walian.
Jadi, apakah dengan 6 pemain diatas (kecuali Pedro Delgado yang masih harus mengajukan appeal ke FIFA) bisa membantu China ke Piala Dunia? Kita lihat saja setelah kualifikasi selesai, bila mereka berhasil lolos ke Piala Dunia, akan menjadi pencapaian besar setelah terakhir mereka lolos pada tahun 2002.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

No SARA / Kasar / Spam

Segala Hal Tentang Sepakbola Semua Ada Disini. Berita Tentang Klub - Klub Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Jerman, Liga Italia, Liga Belanda, Liga Prancis, Liga Champions, Liga Europa, Liga Indonesia dan lainnya.

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Hanyalah seorang blogger baru yang suka nonton bola dan sekarang baru saja lulus kuliah jurusan Ilmu Sejarah dan sedang mencari kerja. Senang main futsal di posisi kiper. Fans Manchester United dan pemain idola Wayne Rooney.

Total Tayangan Laman

Translate

Videos

Football

Comments

Popular

Main Slider

Recent

Popular Posts