
Tom Heaton (Sumber: AFP)
Keinginan Manchester United untuk mendapatkan kemenangan kesembilan (ketujuh di Liga) secara beruntun akhirnya pupus setelah mereka ditahan imbang 2-2 di Old Trafford oleh tim tamu Burnley. Manchester United bahkan harus "menggali" luar biasa dalam setelah mereka tertinggal terlebih dahulu 0-2 saat Ashley Barnes mencetak gol di menit 51 dan disusul Chris Wood di rentang 10 menit terakhir, Beruntung, Paul Pogba dan Victor Lindelof berhasil menyelamatkan satu poin setelah mencetak gol di menit 87 (penalti) dan di menit akhir waktu tambahan (90+2).
Hasil tersebut jelas tidak menguntungkan bagi Manchester United, terlebih setelah Arsenal menang 2-1 atas Cardiff City dan Chelsea yang belum bermain, membuat jarak menuju 4 besar sedikit menjauh dari genggaman, Namun, petaka bagi Manchester United, menjadi sebuah petuah bagi Burnley, terlebih lagi bagi Tom Heaton, yang adalah kiper yang baru "dimasukkan" kembali ke tim utama setelah sebelumnya menghuni bangku cadangan setelah Sean Dyche, pelatih Burnley lebih memercayakan Joe Hart di tepat setengah musim kompetisi. Di pertandingan tersebut, ia berhasil melakukan 7 penyelamatan, yang membuat timnya berhasil meraih 1 poin di kandang Manchester United.
Tom Heaton, yang kebetulan adalah lulusan akademi Manchester United, tidak berhasil menembus tim utama dan menghabiskan sebagian besar waktunya sebagai pemain pinjaman di banyak klub seperti Swindon Town, Royal Antwerp, Cardiff City, QPR, Rochdale, dan Wycombe Wanderers, sampai ia pindah secara permanen ke Cardiff City pada 2010 berdasarkan data Transfermarkt. DI Cardiff City, ia bertahan selama 2 musim sampai akhirnya ia pindah ke Bristol CIty pada 2012. Di Bristol, lagi - lagi ia tidak bertahan lama karena semusim kemudian ia pindah ke klubnya sekarang, Burnley.
Di Burnley inilah kemampuannya sebagai kiper mulai banyak diakui. Ia turut berjasa membantu Burnley naik kasta dari Divisi Championship ke Premier League di musim 2013-2014 dan 2015 - 2016 berdasarkan data soccerway.com (setelah kembali turun ke divisi Championship karena degradasi di Liga Primer musim 2014 - 2015) dan menjadi kiper ketiga Timnas Inggris di Euro 2016. Namun, di musim 2017 - 2018 ia mengalami cedera bahu dan membuatnya tidak masuk ke skuad Inggris Piala Dunia 2018 (yang hebat, justru malah kompatriotnya di Burnley, Nick Pope yang notabene adalah kiper kedua setelah Tom Heaton yang masuk ke skuad Inggris di Piala Dunia 2018 setelah penampilannya yang tak kalah ciamik selama Tom Heaton cedera).
Joe Hart di BUrnley (Sumber: burnleyfootballclub.com)
Memasuki musim 2018 - 2019, masalah kembali menghantui Tom Heaton, kali ini adalah bertambahnya saingannya di kiper utama Burnley, yakni Joe Hart, yang dibuang secara permanen dari Manchester City. Ia akhirnya menjadi penghangat bangku cadangan di 19 pertandingan Liga Primer Inggris, terutama setelah kiper Inggris lainnya, Nick Pope mengalami masalah dislokasi bahu. Memakai jasa Joe Hart, Burnley entah mengapa menjadi sangat buruk di 19 pertandingan awal. Berdasarkan data soccerway.com, Burnley hanya meraup 12 poin dari 19 pertandingan awal, hasil 3 kali menang, 3 kali imbang, dan 13 kali kalah dan bercokol di zona degradasi dengan menempati peringkat 18 sementara. Mereka juga hanya meraup 3 kali clean sheet, dan kebobolan 41 gol. Yang paling parah, adalah ketika mereka diluluhlantakkan oleh Manchester City 5 gol tanpa balas di medio Oktober 2018 dan kalah telak 1-5 oleh Everton, dimana laga tersebut adalah laga terakhir Joe Hart di Burnley sejauh ini sebelum ia dipindahkan ke bangku cadangan.
Dipindahkannya Joe Hart ke bangku cadangan dan menggantinya dengan Tom Heaton terbukti cukup ampuh, setidaknya sampai laga melawan Manchester United ini. tercatat Burnley belum takluk di 5 pertandingan. dengan rincian 3 kemenangan dan 2 kali imbang, termasuk melawan Manchester United. Dari 5 pertandingan tersebut juga, Burnley meraih 3 clean sheet dan hanya kebobolan 4 gol. Hasilnya, mereka langsung melompat melewati zona degradasi dan sementara ini berada di peringkat 15 dengan poin 23, unggul 4 poin dari batas zona degradasi yang ditempati Cardiff City dengan 19 poin.
Laga Burnley selanjutnya adalah menghadapi Southampton. Apakah Burnley mampu kembali tidak kalah di laga tersebut? Apakah Tom Heaton juga tetap berada di starting eleven Burnley? Kita tunggu saja!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
No SARA / Kasar / Spam