Tanggal 26 Desember diperingati sebagai Boxing Day di Negara Inggris, Skotlandia, Australia dan negara jajahan Inggris lainnya.
Anda senang menonton sepakbola, terutama Liga Inggris? Apakah anda merasa banyak pemberitaan yang muncul, terutama di Bulan Desember? Ya, Bulan Desember adalah bulan yang sangat - sangat sibuk, terutama di Inggris dan sekitarnya. Puncak kesibukan dari bulan Desember ini adalah hari sesudah Hari Natal yang jatuh pada tanggal 25 Desember, yakni 26 Desember, dikenal juga sebagai "Boxing Day".
"Boxing Day" bukan hanya soal tanggal 26 atau hari sesudah hari Natal, namun menyimpan sejarah untuk warga Inggris dimana para bos memberi hadiah kepada pekerja mereka, orang - orang kaya memberi kepada orang - orang miskin. Intinya adalah sama, memberi kebahagiaan kepada semua orang. "Boxing Day" ini juga dirayakan di sebagian besar negara Eropa sebagai hari Santo Stefanus (Saint Stephen's Day), martir pertama Orang Kristen, juga tercatat di sebagian besar negara Eropa tersebut sebagai hari Libur Nasional. Ada juga sebagian lain yang menyebut hari "Boxing Day" ini sebagai Hari Natal Kedua.
"Boxing Day" ini selain bertujuan untuk memberikan kebahagiaan kepada semua orang, juga seringkali digunakan untuk berolahraga. Di zaman dahulu, "Boxing Day" digunakan untuk berburu, terutama rubah. Di masa sekarang? "Boxing Day"digunakan oleh sebagian besar cabang olahraga, terutama Sepakbola dan Rugby, untuk memainkan laga mereka di hari "Boxing Day" diantara jadwal pertandingan mereka sebelumnya yang biasanya hari Sabtu atau Minggu, sehingga mereka mungkin bertanding hingga 3 kali dalam seminggu, bahkan di masa lalu mereka hanya dapat beristirahat hanya sehari sebelum bermain lagi keesokan harinya. Yang lebih parah lagi, di Inggris selain bermain di "Boxing Day" mereka juga bermain di tahun baru dengan aturan yang sama seperti Boxing Day, sehingga satu tim dapat bermain hingga 5 sampai 6 pertandingan dalam 2 minggu. Sungguh benar - benar melelahkan, terutama bagi pemain. Disisi lain, kompetisi di sebagian negara lain diliburkan sesaat sebelum Natal dan kembali bermain setelah Tahun Baru, walau sebagian lain masih bermain di tanggal setelah 25 Desember dan sebelum 1 Januari, semisal Serie A Italia, namun tidak seekstrim Liga Inggris. Sebagian lain seperti di Skandinavia sedang libur akhir musim.
Ada banyak pelatih - pelatih dan pemain bola yang bahkan sampai tidak mau bermain di Liga Inggris karena aturan bermain "Boxing Day" ini, Seperti Michel Platini misalnya yang tidak mau bermain ataupun melatih di Inggris karena hal tersebut membuatnya tidak dapat menghabiskan hari liburnya bersama keluarga. Banyak pula yang protes akan pertandingan "Boxing Day ini, namun protes tersebut tidak pernah digubris hingga saat ini. Tampaknya "Boxing Day" ini sudah dianggap tradisi yang menguntungkan bagi negara seperti Inggris, karena pertandingan olahraga di Inggris, seperti Liga Inggris dapat memberikan animo lebih banyak bagi para penonton untuk menonton tim kesayang mereka karena "Boxing Day" adalah hari libur dan karena hari libur tersebut, pertandingan dapat diadakan lebih pagi dibanding hari biasa, seperti jadwal biasa Hari Sabtu dan Minggu.
Efek lain dari "Boxing Day" ini adalah, Liga Inggris yang memadatkan jadwal mereka menjelang pergantian tahun baru ini membuat Liga Inggris dapat selesai 1 hingga 2 minggu lebih cepat dan memulai 1 hingga 2 minggu lebih lambat dibanding liga - liga negara lain (terutama yang liganya memiliki 20 tim).
Jadi apakah "Boxing Day" ini bermanfaat bagi Liga Inggris dan sekitarnya, apakah tradisi ini akan bertahan? Ataukah negara lain juga mengadopsi tradisi ini? Kita lihat saja ke depannya seperti apa.
Sumber:
Goal.com
Boxing Day
Saint Stephen Day

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
No SARA / Kasar / Spam