Semua klub di Liechtenstein bermain di kompetisi negara Swiss
Apa yang terjadi ketika kamu tinggal di sebuah negara kecil? Mungkin penduduknya hanya sedikit, luas wilayahnya juga pastinya sedikit, serta untuk masalah olahraga, pastinya klub sepakbola yang berada di sana juga hanya sedikit. Hal inilah yang benar - benar terjadi di sebuah negara kecil di Liechtenstein, yang mempunyai terlalu sedikit klub sehingga semua klubnya bermain di liga negara sebelahnya, yaitu Swiss.
Ketujuh klub yang bermain di kompetisi liga Swiss tersebut adalah FC Vaduz, USV Eschen/Mauren, FC Ruggell, FC Schaan, FC Triesen, FC Triesenberg, dan FC Balzers. Semuanya terpencar - pencar di berbagai tangga kompetisi dengan FC Vaduz berada di tangga kompetisi paling tinggi, yakni di Challenge League divisi 2 setelah di musim sebelumnya terdegradasi dari puncak divisi setelah berada di posisi terakhir, sisanya berada di divisi 4 (FC Balzers dan USV Eschen/Mauren), divisi 6 (FC Ruggell), dan sisanya di divisi 7 (FC Schaan, FC Triesen dan FC Triesenberg).
Berbeda dengan negara yang memang tak memiliki federasi sepakbola yang diakui FIFA di Eropa seperti Vatikan dan Monaco (Vatikan tidak mempunyai liganya sendiri serta tidak ada klub sepakbola karena populasi penduduknya yang hanya 900 orang sedangkan Monaco hanya ada 1 klub yakni AS Monaco yang bermain di Liga Prancis), negara Liechtenstein memang memiliki federasi sepakbola sendiri yang terdaftar di UEFA, namun berbeda dengan negara - negara lainnya yang memiliki kompetisi liga sendiri, Liechtenstein tidak memilikinya (semua klub di Liechtenstein bermain di roda kompetisi Liga Swiss), sehingga hanya ada "Cup"nya saja, yang membuat negara Liechtenstein tidak dapat mengirimkan wakilnya ke Liga Champions lewat liganya sendiri (karena mereka bisa masuk ke Liga Champions dan Eropa lewat kompetisi Swiss). Hal ini membuat mereka unik, karena bisa saja mereka masuk ke Liga kontinental lewat 2 jalur, yakni kompetisi "cup" mereka sendiri atau lewat jalur liga negara tetangga mereka. kompetisi "cup" mereka juga cukup unik, karena selain ada 7 klub yang bersaing memperebutkan juara untuk masuk ke Liga Europa, ada 10 tim cadangan mereka yang juga ikut bermain di kompetisi ini, sehingga tak jarang satu klub yang sama bisa bertemu di kompetisi ini (tim inti melawan tim cadangan yang disimbolkan dengan II di belakangnya), hal ini pernah benar - benar terjadi di musim 2009 - 2010 babak semi final dimana klub USV Eschen/Mauren bertemu tim cadangan mereka USV Eschen/Mauren II yang dimenangkan tim utama mereka dengan skor 6-2.
Meski tercecer di berbagai kompetisi di liga Swiss (FC Vaduz yang paling tinggi berada di divisi 2), nyatanya mereka bermain lumayan di kompetisi benua eropa, hal ini tercermin dari posisi mereka yang mempunyai koefisien yang lumayan di tabel koefisien UEFA, dimana mereka berada di posisi ke 30 dari 55 negara yang terdaftar di UEFA, sebuah pencapaian yang cukup lumayan bagi negara yang penduduknya hanya 37 ribu ini, yang merupakan negara keempat terkecil di dunia (diatas Vatikan, Monako dan San Marino).
Liechtenstein Football Cup
Soccerway USV Eschen/Mauren
UEFA Ranking

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
No SARA / Kasar / Spam