Lionel Messi: Juara di Klub, Pesakitan di Timnas
Semenjak debut di timnas pada tahun 2007, Argentina gagal meraih gelar juara apapun
Jika anda pecinta sepakbola, maka tidak mungkin anda tidak tahu pemain yang satu ini. Pemain ini disebut si kutu atau La Pulga, tingginya hanya 170 cm (karena mengalami masalah hormon sejak usia 11 tahun), posisinya adalah penyerang, dengan ia sekarang bermain di Barcelona sejak usia 14 tahun, debut di usia 17 tahun, dan sekarang menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Spanyol dengan hampir 350 gol. Siapakah dia? Pastinya dia adalah Lionel Messi.
Lionel Messi adalah pemain bola yang sangat bertalenta, ia tercatat telah mencetak lebih dari 500 gol di seluruh kompetisi, serta lebih dari 300 golnya dicetak di Liga Spanyol sejak ia membela tim utama Barcelona di tahun 2004 - 2005. Disebut juga sebagai titisan Diego Maradona, pemain yang baru - baru ini melangsungkan pernikahan ini juga telah memenangkan nyaris segalanya di level klub, dimana ia telah memberikan klubnya 8 titel juara liga, 5 titel Copa Del Rey, dan 6 Piala Super Spanyol di level nasional. Di level daerah Eropa, ia juga telah memberikan 4 gelar Liga Champions, 3 Piala Super Cup UEFA, serta 2 Piala FIFA Club World Cup.
Untuk urusan penghargaan pribadi, ia juga telah memperoleh seabrek gelar individual, dimana yang paling utama adalah 5 Piala Ballon D'Or yang 4 diantaranya didapatnya berturut - turut. Ia juga adalah pemegang beberapa rekor dunia, semisal pencetak gol terbanyak dalam satu tahun kalender dengan jumlah 91 gol. Ia juga adalah pemegang Piala Ballon D'or termuda, yakni di usia 23 dan 24 tahun saat ia memenangkan piala tersebut. Untuk urusan mencetak gol, ia juga adalah pencetak gol terbanyak di Liga Spanyol dengan 349 gol. Di Liga Champions, ia berada di peringkat kedua dibawah Cristiano Ronaldo, saingan beratnya yang mencetak 105 gol (Lionel Messi 11 gol lebih sedikit). Di Piala Dunia, ia jugaa adalah pemain termuda Argentina yang bermain dan mencetak gol (ketika usianya baru 18 tahun 357 hari), serta berbagai rekor - rekor yang lainnya yang membuat ia kerap dielu - elukan sebagai pemain terbaik seantero jagat.
Namun, sebagus - bagusnya seorang pemain, pastilah ada satu dua hal yang tidak pernah dapat diraihnya, bahkan sampai ia pensiun. Dan ada satu hal yang belum pernah diraih, bahkan oleh pemain sekaliber Lionel Messi. Ya, di timnas senior, Messi belum pernah sekalipun meraih gelar juara di turnamen mayor (tidak termasuk piala turnamen Superclasico De Las Americas yan berhasil didapat pada tahun 2017 karena hanyalah turnamen minor, dan piala Olimpiade Beijing 2008, karena adalah turnamen sepakbola U-23), dimana prestasi terbaiknya di timnas senior hanyal juara kedua di lebih di satu kompetisi. Ya, Lionel Messi dan kawan - kawannya di Argentina sangat tidak beruntung (tidak cukup bagus, rasanya) untuk selama 24 tahun (atau 10 tahun bila dihitung dari saat Lionel Messi masuk ke timnas Argentina) untuk tidak menjadi juara di berbagai turnamen senior, baik itu di Piala Dunia, Piala Konfederasi (Masuk lewat juara Copa America terakhir tahun 1993, kali terakhir Argentina juara), bahkan di daerah benua sendiri (Copa America). Prestasi terbaik yang berhasil diraih Lionel Messi dan timnas Argentina hanyalah menjadi juara kedua (runner up) di berbagai macam kompetisi, dimulai dari Copa America 2007 (Kalah 3-0 oleh Brazil di final), Piala Dunia 2014 (Kalah 1-0 di perpanjangan waktu melawan Jerman), Copa America 2015 (kalah oleh Chile lewat drama adu penalti), dan Copa America 2016 Centenario (kalah lagi oleh Chile, juga lewat adu penalti). Selain selalu menjadi juara kedua, Lionel Messi dan kawan - kawan juga kalah di perempat final di Piala Dunia 2010 (kalah 2-1 melawan Belanda), dan perempat final di Copa America 2011 (kalah adu penalti melawan Uruguay). Mungkin hal - hal tersebut yang membuat Lionel Messi sempat memutuskan pensiun di medio 2016 lalu setelah kalah adu penalti melawan Chile di Copa America 2016, sebelum akhirnya kembali memperkuat La Albiceleste beberapa bulan kemudian. 3 kali menjadi juara kedua berturut - turut mungkin bukanlah hal yang sangat baik bagi pemain sekaliber Lionel Messi cs.
Namun, waktu telah berlalu dan target mereka selanjutnya tentu saja meraih trofi juara. Hal nii sudah didapatkan (akhirnya, walau hanya troi persahabatan) yaitu juara Superclasico De Las Americas yang pertama kali mereka dapatkan sejak nama trofi juara itu berganti menjadi namanya sekarang (dahulu bernama Roca Cup), dan langkah pertama mereka menuju trofi juara terdekat (Piala Dunia 2018) adalah dengan berada di zona atas kualifikasi Piala Dunia Zona Amerika Selatan. Saat ini mereka berada di posisi tengah (peringkat 5) yang adalah batas sangat terakhir masuk ke Piala Dunia, karena ini adalah zona playoff melawan wakil playoff dari wakil Oceania untuk memperebutkan satu jatah di Piala Dunia. Dengan 22 poin dari 14 laga kualifikasi dan perbedaan yang tipis dengan peringkat 2 hingga 4 (1 dan 2 poin saja), serta 4 laga kualifikasi sisa yang harus dijalani, Lionel Messi dan kawan - kawan masih dapat masuk langsung ke Piala Dunia 2018 yang akan digelar di Rusia ini. Syaratnya, mereka harus dapat memenangi setidaknya 3 laga kualifikasi sisa sembari berharap saingan mereka gagal menang di laga - laga selanjutnya.
Bagaimana nasib Lionel Messi cs selanjutnya? Apakah mereka dapat masuk ke Piala Dunia? Dapatkah mereka menjadi juara di Piala Dunia selanjutnya? Kita nantikan saja tahun depan di Piala Dunia 2018 di Rusia nanti.
Index Labels
Segala Hal Tentang Sepakbola Semua Ada Disini. Berita Tentang Klub - Klub Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Jerman, Liga Italia, Liga Belanda, Liga Prancis, Liga Champions, Liga Europa, Liga Indonesia dan lainnya.
Diberdayakan oleh Blogger.
Mengenai Saya
- Yospeh Sebastian
- Hanyalah seorang blogger baru yang suka nonton bola dan sekarang baru saja lulus kuliah jurusan Ilmu Sejarah dan sedang mencari kerja. Senang main futsal di posisi kiper. Fans Manchester United dan pemain idola Wayne Rooney.
Total Tayangan Laman
Translate
Videos
Football
Comments
Popular
-
Superb Comeback: Ketika Tertinggal 4 Gol Tanpa Balas ada 2 tim (yang penulis ketahui) berhasil melakukan "Superb Comeback" terse...
-
Hamburger SV: "The Dinosaur" Yang Terancam Punah (Lagi) Klub ini adalah penghuni divisi 1 sejak awal kompetisi tersebut dimulai...
-
Boxing Day: Paul Pogba Menggila, Manchester United Kembali Berjaya di Kandang Sendiri! Paul Pogba kala berebut bola dengan Philip Billing...
Main Slider
Recent
Popular Posts
-
Superb Comeback: Ketika Tertinggal 4 Gol Tanpa Balas ada 2 tim (yang penulis ketahui) berhasil melakukan "Superb Comeback" terse...
-
Hamburger SV: "The Dinosaur" Yang Terancam Punah (Lagi) Klub ini adalah penghuni divisi 1 sejak awal kompetisi tersebut dimulai...
-
Boxing Day: Paul Pogba Menggila, Manchester United Kembali Berjaya di Kandang Sendiri! Paul Pogba kala berebut bola dengan Philip Billing...
-
Mengejutkan! Kata Riset Terkini, Nilai Harga Transfer Bek Ini Diatas Pogba! Siapa Dia? Siapa Dia? (Sumber: Skysports) Transfer pemain ...
-
Preview Arsenal vs Tottenham: London Utara Membara! Kyle Walker kala beradu melawan Alex Iwobi di Derby London Utara (Sumber: skysports.c...
-
Manchester United di Liga Champions: Grup Mudah Yang Menghanyutkan Kemenangan 3-0 di laga pembuka melawan Basel adalah awal yang sangat ...
-
Menggulung Schalke, Manchester City Memecahkan Rekor Luar Biasa! Apa Itu? Leroy Sane saat membawa bola melewati bek Schalke 04 (Sumber: D...
-
Voting: Higuain Atau Wilson Ke Chelsea? Ini Kata Fans Di Twitter! Gonzalo Higuain atau Callum Wilson (Sumber: Twitter/SkySports/PL) ...
-
Waduh! Baru Saja Pemain Ini Berlabuh Ke Klub Baru, Kapalnya Hilang Saat Dalam Perjalanan! Emiliano Sala hilang dalam perjalanan ke Cardif...
-
Review Fase Grup Liga Champions 2018: Hanya Inggris Yang Masih "Sempurna" Mohamed Salah kala mengejar bola pada saat melawan Na...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
No SARA / Kasar / Spam